Langsung ke konten utama

Imagination in Dreams


dingin hembusan angin malam menyelimuti.
hanya memiliki setengah hari untuk menikmati.
tidak berani diunkapkan dan hanya bisa dipendam rasa.
campur aduk memikirkanya hingga menggila.
melihat langit-langit di depan mata.
membayangkan wajah yang tak berupa.
senyum yang indah namun celaka.
perlahan membisik ke telinga.
berusaha mengalihkannya, dengan memejam mata.
jangan dirindu dunia pasti tak sempurna.
mimpikan aku, aku memimpikanmu.
sampai aku terbangun dimimpiku yang lelap.
terbangun dan sadar bahwa semua hanya mimpi indah.
sinar metari menembus jendela kamar.
menghangatkan tubuh dan fikiran .
tiap detik dan waktu mempercepat untuk kita bertemu.
ya... dipagi hari berajalan dikoridor itu.
ya... aku merindukan itu.
tapi aku hanya berani melakukannya di dalam mimpi semalam tadi.
dan membayangkan dalam imajinasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

koridor itu...

koridor sekolah dengan tiang berwarna biru yang masih berdiri dengan kokoh, kita selalu asik berjalan menyusurinya.  momet menyenangkan,dan tak kan ku lewatkan, karena disitulah perjumpaan kita pagi dan sore. berusaha kutepatkan waktu berlari untuk kukejar dan kuperlambatkan langkahku untuk menunggu. sangat susah saat ku berusaha berjalan didekatmu, dengan menyamakan setiap langkah dan waktu. walaupun dengan jarak satu lengan ini, aku diam-diam selalu mengikuti langkahmu .aku hanya bisa melihatmu diantara keramaian, mencuri celah lalu-lalang untuk bisa melihat senyuman. mencuri celah jalan diantara gerumunan dan menyusurinya untuk bisa berjalan berdampingan. keinginan ku sederhana pergi kesekolah bisa betemu kemudian menyapa dan berjalan dikoridor itu berdampingan.berbincang walau itu hanya kalimat sederhana "selamat pagi bunga @>--"