Langsung ke konten utama

Dalam diamku kuberdoa untukmu


tidak adalah yang aku inginkan saat ini. aku disini hanya berusaha keras untuk menikmati rasa yang ku titipkan pada ilahi.
sadarkah aku bila aku tak mungkin yang kau harapkan, pantaskah aku bila selama ini berharap lebih padamu..?
orang-orang disekelilingku menyarankan untuk berhenti berharap padanya.
mungkin sulit tuk melupakan, karena terlajur jatuh cinta,
tidak peduli apa aku diabaikan yang kurasakan adalah menikmati bayangan dan imajinasi lamunanku.
aku mencintaimu karena keiklasan, karena aku tak pernah tau apakah kamu yang ditakdirkan-NYA.
akan kunikmati rasaku dengan diam, hingga suatu hari jika aku benar-benar lelah aku akan berhenti dan lupa.
karena aku selalu menitipkan mu dalam doaku pada yang maha kuasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

koridor itu...

koridor sekolah dengan tiang berwarna biru yang masih berdiri dengan kokoh, kita selalu asik berjalan menyusurinya.  momet menyenangkan,dan tak kan ku lewatkan, karena disitulah perjumpaan kita pagi dan sore. berusaha kutepatkan waktu berlari untuk kukejar dan kuperlambatkan langkahku untuk menunggu. sangat susah saat ku berusaha berjalan didekatmu, dengan menyamakan setiap langkah dan waktu. walaupun dengan jarak satu lengan ini, aku diam-diam selalu mengikuti langkahmu .aku hanya bisa melihatmu diantara keramaian, mencuri celah lalu-lalang untuk bisa melihat senyuman. mencuri celah jalan diantara gerumunan dan menyusurinya untuk bisa berjalan berdampingan. keinginan ku sederhana pergi kesekolah bisa betemu kemudian menyapa dan berjalan dikoridor itu berdampingan.berbincang walau itu hanya kalimat sederhana "selamat pagi bunga @>--"